★ 7,4Berdebar · LagaSerbuan Maut (2012)Aksi · 101 mntSekelompok tim SWAT tiba di sebuah blok apartemen yang tidak terurus dengan misi menangkap pemiliknya seorang raja bandar narkotik bernama TAMA. Blok ini tidak pernah…Indofilm
Indofilm hanya memuat film Indonesia, dan menyusunnya menurut pertanyaan yang paling sering diajukan sebelum menonton: malam ini ingin merasa apa? Ada empat suasana, yaitu berdebar, jatuh cinta, tertawa, dan hangat, yang terbagi dalam empat belas rak. Tiap film berdiri di tepat satu rak, dengan poster, label suasana, dan beberapa baris sinopsis.
Berdebar · LagaThe Shadow Strays
Berdebar · LagaMerantau
Berdebar · Komedi lagaThe Big 4
Berdebar · LagaValentine
Berdebar · Laga24 Jam Bersama GasparEmpat suasana hati, empat belas rak
BerdebarLaga
Lihat semua (17)
★ 7,4Berdebar · LagaSerbuan Maut (2012)Aksi · 101 mntSekelompok tim SWAT tiba di sebuah blok apartemen yang tidak terurus dengan misi menangkap pemiliknya seorang raja bandar narkotik bernama TAMA. Blok ini tidak pernah…
★ 7,6Berdebar · LagaThe Raid 2: Berandal (2014)Aksi · 150 mntRAMA (Iko Uwais) adalah seorang polisi baru yang meninggalkan ISA, istrinya yang tengah hamil tua untuk melakukan tugas berbahaya. Setelah berhasil mempertahankan…
★ 6,9Berdebar · LagaThe Night Comes For Us (2018)Aksi · 121 mntSeorang tukang pukul bernama Ito (Joe Taslim) kembali ke keluarga kriminalnya di Jakarta setelah bekerja dengan sebuah Triad Asia Tenggara yang kejam. Dia terperangkap…
★ 6,4Berdebar · LagaHeadshot (2016)Aksi · 118 mntPemuda misterius bangun tersentak dari keadaan koma selama berbulan-bulan, dirawat hingga pulih oleh seorang murid kedokteran bernama Ailin ketika ditemukan sekarat…BerdebarKomedi laga
Lihat semua (10)
★ 6,8Berdebar · Komedi lagaThe Big 4 (2022)Aksi · 141 mntSeorang detektif wanita bekerja sama dengan empat pembunuh bayaran untuk menyelidiki pembunuhan ayahnya.
★ 6,2Berdebar · Komedi lagaWiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018)Aksi · 123 mntNusantara, abad ke-16, Wiro Sableng (Vino G Bastian), seorang pemuda, murid dari pendekar misterius bernama Sinto Gendeng (Ruth Marini), mendapat titah dari gurunya…
★ 6,8Berdebar · Komedi lagaWarkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016)Komedi · 95 mntDono (Abimana Aryasatya), Kasino (Vino G. Bastian) dan Indro (Tora Sudiro) kembali beraksi di tengah hiruk pikuknya kota DKI Jakarta. Mereka sekali lagi berperan sebagai…
★ 6,2Berdebar · Komedi lagaComic 8 (2014)Aksi · 105 mntCOMIC 8 adalah film Comedy Action segar yang bercerita tentang delapan anak muda dari berbagai macam background dan kisah hidup masing-masing, yang secara kebetulan…BerdebarThriller dan kriminal
Lihat semua (9)
★ 6,2Berdebar · ThrillerKabut Berduri (2024)Thriller · 112 mntSeorang detektif kota besar menyelidiki serangkaian pembunuhan mengerikan di sepanjang perbatasan Indonesia-Malaysia—memaksanya menghadapi hantu-hantu masa lalunya.
★ 6,5Berdebar · ThrillerKucumbu Tubuh Indahku (2019)Drama · 106 mntPerjalanan penari lengger lanang, Juno, yang mengalami berbagai trauma kekerasan usai bertemu dari petinju hingga maestro penari Reog hingga berupaya menemukan keindahan…
★ 7,2Berdebar · ThrillerHangout (2016)Komedi · 100 mntRaditya Dika, seorang actor, mendapatkan undangan untuk HANGOUT, dari seorang pengirim misterius. Undangan tersebut menjanjikan sejumlah uang yang akan mengatasi…
★ 6,9Berdebar · ThrillerSleep Call (2023)Thriller · 100 mntDina, terjerat dalam utang dan dipaksa untuk bekerja di perusahaan pinjaman ilegal, mencari kedamaian dalam aktivitas 'sleep call' dengan Rama, seorang asing yang…Jatuh cintaRomantis 2002–2016
Lihat semua (14)
★ 7,5Jatuh cinta · RomantisAda Apa dengan Cinta? (2002)Drama · 112 mntBertemakan cinta di masa-masa SMA, Ada Apa dengan Cinta menampilkan Cinta (Dian Sastrowardoyo) sebagai seorang pelajar SMA. Ia langganan juara lomba puisi di sekolahnya…
★ 6,4Jatuh cinta · RomantisAda Apa Dengan Cinta? 2 (2016)Drama · 123 mntCinta dan Rangga, dua orang remaja yang saling mencintai terpisahkan 14 tahun yang lalu. Kini, setelah bertahun-tahun, Rangga dan Cinta mendapatkan kesempatan untuk…
★ 5,9Jatuh cinta · RomantisAyat-Ayat Cinta (2008)Drama · 125 mntIni adalah kisah cinta. Tapi bukan cuma sekedar kisah cinta yang biasa. Ini tentang bagaimana menghadapi turun-naiknya persoalan hidup dengan cara Islam. Fahri bin…
★ 7,7Jatuh cinta · RomantisTenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013)Drama · 163 mntNusantara 1930, dari tanah kelahirannya Makasar, Zainuddin berlayar menuju tanah kelahiran ayahnya di Batipuh, Padang Panjang. Diantara keindahan ranah negeri…Jatuh cintaRomantis 2017–2019
Lihat semua (11)
★ 7,5Jatuh cinta · RomantisDilan 1990 (2018)Drama · 109 mntMilea (Vanesha Prescilla) bertemu dengan Dilan (Iqbaal Ramadhan) di sebuah SMA di Bandung tahun 1990, saat Milea pindah dari Jakarta ke Bandung. Perkenalan yang tidak…
★ 6,9Jatuh cinta · RomantisDilan 1991 (2019)Drama · 118 mnt22 Desember 1990, Dilan (Iqbaal Ramadhan) dan Milea (Vanesha Prescilla) resmi berpacaran. Ditengah kebahagiaan mereka Dilan terancam dipecat dari sekolah akibat…
★ 6,9Jatuh cinta · RomantisCritical Eleven (2017)Drama · 135 mntAle (Reza Rahadian) dan Anya (Adinia Wirasti) pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta - Sydney. Saat pertemuan terjadi, 3 menit pertama Anya mulai terpikat, 7 jam…
★ 7,9Jatuh cinta · RomantisLove for Sale (2018)Drama · 104 mntRichard menerima tantangan bahwa ia tak bisa menemukan pasangan saat menghadiri pernikahan seorang teman. Ia tak tahu aplikasi kencannya mencakup kontrak 45 hari.Jatuh cintaRomantis 2020–2025
Lihat semua (10)
★ 6,2Jatuh cinta · RomantisMilea: Suara dari Dilan (2020)Drama · 99 mntTidak ada kisah yang lebih Indah dari kisah cinta di SMA.Sama halnya dengan kisah cinta Dilan dan Milea.Dari yang awalnya benci hingga saling mencintai. Dari yang…
★ 5,7Jatuh cinta · RomantisSetetes Embun Cinta Niyala (2025)Drama · 114 mntNiyala adalah seorang wanita muda yang berhasil mewujudkan mimpinya menjadi seorang dokter. Namun, ayahnya mengatur pernikahannya dengan Roger, putra orang terkaya di…
★ 6,8Jatuh cinta · RomantisNorma: Antara Mertua dan Menantu (2025)Drama · 134 mntNorma yang baru menikah berharap pernikahannya bahagia, tanpa mengetahui bahwa suaminya diam-diam berselingkuh dengan ibunya.
★ 6,3Jatuh cinta · RomantisCinta Tak Seindah Drama Korea (2024)Drama · 118 mntSeorang perempuan (Lutesha) mendapatkan kejutan manis dari kekasihnya (Ganindra Bimo), yaitu berlibur ke Seoul bersama dua sahabatnya sesama pecinta drama Korea (Anya…Jatuh cintaKomedi romantis 2009–2015
Lihat semua (9)
★ 7,1Jatuh cinta · Komedi romantisMarmut Merah Jambu (2014)Drama · 91 mntSuatu hari Dika (Raditya Dika) datang ke rumah Ina (Anjani Dina), cinta pertamanya sewaktu SMA, membawa seribu origami burung bangau di tangan kanannya, dan undangan…
★ 6,3Jatuh cinta · Komedi romantisPunk in Love (2009)Drama · 99 mntKisah tentang cinta, kehidupan, dan persahabatan empat sahabat punk jalanan. Dari kampung halamannya di Malang, Jawa Timur, mereka merencanakan perjalanan ke Jakarta…
★ 7,1Jatuh cinta · Komedi romantisSingle (2015)Drama · 127 mntEbi adalah seorang anak muda naif yang belum mempunyai pekerjaan. Ebi bahkan masih sering meminta uang dari ibunya setiap kali ibunya datang ke Jakarta.Ebi juga seorang…
★ 5,4Jatuh cinta · Komedi romantisRefrain (2013)Komedi · 110 mntNata dan Niki sudah bersahabat lama. Mereka bersekolah di tempat sama. Mereka mempunyai sebuah benda yang spesial: trampoline usang yang menyimpan banyak kenangan. Nata…Jatuh cintaKomedi romantis 2016–2025
Lihat semua (15)
★ 7,3Jatuh cinta · Komedi romantisA Perfect Fit (2021)Romantis · 112 mntSaat pergi bersama temannya ke satu tempat, Saski (Nadya Arina) diramal oleh seseorang yang membawanya ke sebuah toko sepatu. Saski kemudian memasuki toko itu untuk…
★ 6,6Jatuh cinta · Komedi romantisThe Most Beautiful Girl in the World (2025)Komedi · 122 mntDemi warisan, seorang pria mata keranjang membuat acara perjodohan untuk memenuhi permintaan terakhir ayahnya yang ingin putranya itu menikahi gadis tercantik di dunia.
★ 6,5Jatuh cinta · Komedi romantisTerlalu Tampan (2019)Komedi · 106 mntWiting Tresno Jalaran Soko Kulino alias Mas Kulin (Ari Irham) yang terlalu tampan selalu menghindari masuk ke sekolah regular dan memilih menghabiskan hampir 100%…
★ 6,0Jatuh cinta · Komedi romantisBucin (2020)Komedi · 97 mntMerasa bahwa mereka bucin, Jovial mendaftarkan adiknya, Andovi, dan teman- temannya , Tommy dan Chandra, untuk mengikuti kursus anti-bucin. Tujuan kursus ini adalah…TertawaKomedi 2007–2017
Lihat semua (10)
★ 7,0Tertawa · KomediMy Stupid Boss (2016)Komedi · 106 mntCerita tentang hubungan kerja antara Boss yang absurd dengan karyawannya. “Bossman” (Reza Rahadian) adalah orang Indonesia yang memiliki perusahaan di Kuala Lumpur.
★ 7,9Tertawa · KomediAlangkah Lucunya (Negeri Ini) (2010)Drama · 105 mntSejak lulus S1, hampir 2 tahun Muluk belum mendapatkan pekerjaan. Meskipun selalu gagal tetapi Muluk tidak pernah berputus asa Pertemuan dengan pencopet bernama Komet…
★ 6,2Tertawa · KomediGet Married (2007)Drama · 108 mntGet Married adalah Film lokal Indonesia garapan StarVision yang mulai tayang di bioskop pada bulan Oktober 2007. Get Married menjadi film Indonesia terlaris kedua tahun…
★ 7,2Tertawa · KomediNgenest (2015)Komedi · 91 mntErnest (Kevin Anggara/Ernest Prakasa) tidak pernah memilih bagaimana ia dilahirkan. Tapi nasib menentukan, ia terlahir di sebuah keluarga Cina. Tumbuh besar di masa Orde…TertawaKomedi 2018–2025
Lihat semua (10)
★ 6,3Tertawa · KomediAli & Ratu Ratu Queens (2021)Komedi · 100 mntAli yang pergi ke New York demi mencari ibunya, Mia yang telah lama menghilang dari kehidupannya. Film yang disutradarai oleh Lucky Kuswandi ini terinspirasi dari kisah…
★ 7,1Tertawa · KomediOrang Kaya Baru (2019)Komedi · 96 mntCerita tentang kaya mendadak yang dialami oleh sebuah keluarga yaitu Ibu (Cut Mini), Ayah (Lukman Sardi) dan tiga anak mereka: Tika (Raline Shah), Duta (Derby Romero),…
★ 6,6Tertawa · KomediLupa Daratan (2025)Drama · 114 mntTepat saat seorang aktor ternama mendapatkan peran bergengsi, kemampuan aktingnya hilang secara misterius, sehingga memicu pencarian jati diri di tengah tekanan publik.
★ 6,4Tertawa · KomediPreman Pensiun: The Movie (2019)Komedi · 95 mntGobang kembali ke Bandung, mengundang teman-temannya, para mantan preman untuk bertemu kembali. Mereka yang diundang adalah Ujang, Murad, Pipit, Cecep, Bohim, Mang Uu,…HangatFilm keluarga
Lihat semua (15)
★ 7,5Hangat · KeluargaCek Toko Sebelah (2016)Komedi · 104 mntErwin menikmati hidupnya dengan karir gemilang di usia muda, dan kekasih cantik yang tak kalah sukses, Natalie. Tapi semua jadi pelik saat Koh Afuk yang kesehatannya…
★ 7,6Hangat · KeluargaLaskar Pelangi (2008)Drama · 120 mntKepulangan Ikal dewasa ke kampung mengenang kembali masa kecilnya, hari pertama pembukaan kelas baru di sekolah SD Muhammadiyah. Lima tahun bersama, Bu Muslimah, Pak…
★ 7,9Hangat · KeluargaNgeri-Ngeri Sedap (2022)Drama · 114 mntOrang tua asal suku Batak yang pura-pura bertengkar agar anak-anaknya pulang dari perantauan.
★ 8,1Hangat · KeluargaHome Sweet Loan (2024)Drama · 112 mntKaluna, seorang pekerja kantoran yang masih tinggal bersama orang tuanya, bermimpi memiliki rumah sendiri. Namun, sebagai bagian dari generasi sandwich, ia harus berbagi…HangatDrama renungan
Lihat semua (12)
★ 7,3Hangat · DramaDua Garis Biru (2019)Drama · 112 mntDara dan Bima berusaha menjalani tanggung jawab yang menyulitkan karena telah melanggar batas. Keluguan mereka pun diuji saat keluarga memaksa masuk ke dalam perjalanan…
★ 7,9Hangat · DramaSurat untuk Masa Mudaku (2026)Drama · 135 mntDi sebuah panti asuhan, seorang remaja pemberontak dan pengurus pendiam tanpa diduga menjadi sahabat, saat mereka berusaha untuk berdamai dengan masa lalu penuh luka.
★ 8,1Hangat · Drama27 Steps of May (2019)Drama · 112 mntSeorang remaja perempuan bernama May sedang menghadapi masa trauma karena kekerasan seksual yang ia alami. Ayahnya merasa bersalah dan menyalahkan dirinya karena tidak…
★ 6,6Hangat · DramaSang Pemimpi (2009)Drama · 121 mntAdalah seorang guru bernama Balia yang menjadi sumber inspirasi bagi Ikal, Arai dan Jimbron. Kelas Balia membawa mereka pada keajaiban ilmu pengetahuan dan luasnya…HangatSejarah dan kisah nyata
Lihat semua (10)
★ 7,7Hangat · SejarahHabibie & Ainun (2012)Drama · 125 mntRudy Habibie, ahli pesawat terbang, punya mimpi besar: membuat truk terbang untuk menyatukan Indonesia. Ainun, dokter muda cerdas yang dengan jalur karir terbuka lebar.…
★ 7,1Hangat · SejarahBumi Manusia (2019)Drama · 181 mntKedekatan Minke dengan keluarga Nyai tak pernah disetujui oleh bapaknya. Sampai ketika keangkuhan hukum kolonial mencoba merenggut Annelies dari sisi Minke.
★ 7,4Hangat · SejarahSoekarno: Indonesia Merdeka (2013)Drama · 137 mntFilm Soekarno kembali hadir dalam menyambut HUT RI di tahun 2014 ini dalam versi yang lebih panjang dan lengkap. Cerita dimulai tahun 1920an, saat Sukarno muda tinggal…
★ 7,7Hangat · SejarahRudy Habibie (2016)Romantis · 142 mntFilm biografi ini menelusuri keterpurukan dan kejayaan pada masa awal kehidupan B.J. Habibie, sosok Presiden Indonesia yang transformatif.HangatPetualangan dan khayal
Lihat semua (10)
★ 7,0Hangat · Petualangan5 cm (2012)Romantis · 125 mntGenta, Arial, Zafran, Riani dan Ian adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan belasan tahun lamanya. Suatu hari mereka berlima merasa “jenuh” dengan…
★ 6,8Hangat · PetualanganJanji Joni (2005)Petualangan · 83 mntSeorang pria pengantar film menjanjikan seorang wanita muda yang cantik untuk mengantarkan film tepat waktu ke bioskop.
★ 7,5Hangat · PetualanganSweet 20 (2017)Fantasi · 109 mntBerceritera tentang Fatmawati, seorang nenek berusia 70-an, secara ajaib ia mendapati tubuhnya kembali ke usia 20 tahunan setelah melakukan foto di sebuah studio foto…
★ 6,8Hangat · PetualanganFilosofi Kopi (2015)Drama · 117 mntSebuah kedai kopi yang berjuang untuk membayar utangnya, sekaligus mempertahankan prinsipnya.Panduan Indofilm
Indofilm: film Indonesia menurut suasana hati
Seratus enam puluh dua film Indonesia, satu pertanyaan
Indofilm adalah panduan yang seluruh isinya film Indonesia. Ada 162 film nasional di sini, dari Nagabonar tahun 1986 sampai lima film berangka tahun 2026. Semuanya disusun menurut satu pertanyaan sederhana: malam ini Anda ingin merasa apa?
Jawabannya ada empat. Ingin berdebar, ingin jatuh cinta, ingin tertawa, atau ingin merasa hangat. Empat suasana hati itu terbagi dalam empat belas rak, dan tiap film berdiri di tepat satu rak. Cara menjelajahinya dijelaskan langkah demi langkah di Mulai di Indofilm.
Tiap film punya halaman sendiri dengan poster, sinopsis berbahasa Indonesia, pemeran, sutradara, durasi, dan rating penonton. Tombol Tonton sekarang membuka judul itu di JustWatch, tempat layanan resmi untuk negara Anda ditampilkan.
Mengapa suasana hati
Kebanyakan panduan film bertanya tentang genre. Tetapi penonton jarang berpikir dalam genre. Sepulang kerja pada hari Jumat, orang berkata "aku ingin sesuatu yang lucu" atau "aku ingin menangis sebentar". Itu bahasa suasana hati, dan Indofilm memakai bahasa itu.
Perfilman Indonesia sangat cocok dengan cara ini. Film nasional punya tradisi kuat dalam empat rasa: laga yang keras dan lincah, kisah cinta yang manis dan pedih, komedi yang akrab dengan keseharian, dan drama keluarga yang menghangatkan. Empat rasa itu menjadi empat suasana di beranda.
Gagasan lengkapnya, termasuk cara tiap film mendapat raknya, diuraikan di Film menurut suasana hati.
Empat suasana dalam angka
Suasana berdebar memuat 36 film dalam tiga rak. Suasana jatuh cinta adalah yang terbesar, 59 film dalam lima rak. Suasana tertawa memuat 20 film dalam dua rak. Suasana hangat memuat 47 film dalam empat rak. Jumlahnya 162, dan tiap film dihitung tepat satu kali.
Ukuran itu menggambarkan perfilman kita apa adanya. Lebih dari sepertiga film di sini adalah kisah cinta, entah yang serius entah yang jenaka. Laga dan thriller mengisi lebih dari seperlima. Komedi murni tampak kecil karena banyak komedi Indonesia juga kisah cinta, kisah keluarga, atau laga, dan berdiri di rak-rak itu.
Menurut rating, suasana hangat memimpin dengan rata-rata 6,97. Jatuh cinta mencatat 6,54, tertawa 6,41, dan berdebar 6,37. Rata-rata seluruh katalog adalah 6,61.
Cara membaca beranda
Beranda dibuka dengan baris Sedang ramai, empat judul yang paling banyak dinilai penonton. Di bawahnya ada lima film unggulan dengan gambar lebar, masing-masing berlabel suasana dan raknya.
Lalu papan empat belas rak. Garis di atas tiap petak menandai suasananya: gelap untuk berdebar, merah muda untuk jatuh cinta, kuning untuk tertawa, biru langit untuk hangat. Tiap petak memuat nama rak dan jumlah filmnya. Tekan satu petak, dan halaman meluncur ke rak itu.
Tiap rak di beranda menampilkan empat kartu: poster kecil, label, judul dan tahun, genre, durasi, beberapa baris sinopsis, dan tombol Baca selengkapnya. Tombol Lihat semua di sudut kanan membuka isi rak seutuhnya. Arti label dijelaskan di Label suasana di kartu.
Suasana berdebar: tiga rak, 36 film
Ini suasana untuk malam ketika Anda ingin duduk tegak. Tiga raknya adalah Laga dengan 17 film, Komedi laga dengan 10 film, serta Thriller dan kriminal dengan 9 film. Durasi rata-ratanya 112 menit, terpanjang di antara empat suasana.
Panduan khusus suasana ini ada di Panduan suasana berdebar, dengan urutan tonton untuk pemula.
Rak Laga
Tujuh belas film dari 2009 sampai 2025. Di sinilah film Indonesia yang paling dikenal dunia berdiri. Serbuan Maut, yang di luar negeri beredar sebagai The Raid, dinilai oleh lebih dari empat ribu penonton, jauh di atas film lain di katalog. Sekuelnya, The Raid 2: Berandal, memimpin rak dengan rating 7,6 dan durasi 150 menit.
Keduanya disutradarai Gareth Evans dan dibintangi Iko Uwais, begitu pula Merantau dari 2009, tempat kerja sama mereka bermula. Menonton ketiganya berurutan memperlihatkan lahirnya sebuah gaya: silat yang direkam dengan sabar, dalam ruang sempit, dengan kamera yang ikut bergerak.
Timo Tjahjanto meneruskan tongkat itu dengan Headshot, The Night Comes For Us, dan The Shadow Strays. Yang terakhir, dari 2024, mencatat 7,3 dan menempatkan seorang pembunuh belia perempuan di pusat cerita.
Rak ini juga menyimpan warna lain. Pendekar Tongkat Emas adalah film silat klasik di padang Sumba. 13 Bom di Jakarta adalah thriller kontraterorisme berdurasi 143 menit. Tarung Sarung membawa tradisi bela diri Makassar dan mencatat 7,4. Pengepungan di Bukit Duri karya Joko Anwar, dari 2025, mencatat 7,3.
Rak Komedi laga
Sepuluh film dari 2014 sampai 2022, untuk malam ketika Anda ingin seru sambil tertawa. Rata-rata ratingnya 5,78, terendah di antara empat belas rak, tetapi rak ini termasuk yang paling ramai ditonton pada masanya.
Anggy Umbara menyutradarai lima dari sepuluh filmnya: Comic 8, dua bagian Casino Kings, dan dua bagian Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 serta lanjutannya. Film-film itu mengumpulkan para komika dalam cerita agen rahasia dan perampokan yang sengaja dibuat berlebihan.
Juara rak adalah The Big 4 dari 2022, dengan 6,8 dan durasi 141 menit: seorang detektif bekerja sama dengan empat pembunuh bayaran yang sudah pensiun. Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 menghidupkan pendekar jenaka dari novel silat, dibintangi Vino G. Bastian.
Rak Thriller dan kriminal
Sembilan film dari 2009 sampai 2025, untuk malam ketika Anda ingin menebak. Di sini tegangnya lahir dari teka-teki dan suasana, lebih daripada dari perkelahian.
Hangout karya Raditya Dika adalah yang paling ringan: sembilan pesohor diundang ke sebuah pulau, dan satu per satu tumbang, dalam nada komedi. Ratingnya 7,2. Dopamin dari 2025 memimpin rak dengan 7,3 dan durasi 94 menit, terpendek di rak.
Kabut Berduri mengirim seorang detektif ke perbatasan Kalimantan. Sleep Call bercerita tentang seorang perempuan yang terjerat utang. Serigala Terakhir dari 2009 adalah kisah geng pemuda karya Upi. Sebagian besar film di rak ini ditujukan bagi penonton dewasa, dan sinopsis di halaman film memberi gambaran sebelum Anda memilih.
Suasana jatuh cinta: lima rak, 59 film
Suasana terbesar di Indofilm. Tiga rak romantis disusun menurut masa: 2002 sampai 2016 dengan 14 film, 2017 sampai 2019 dengan 11 film, dan 2020 sampai 2025 dengan 10 film. Dua rak komedi romantis menyusul: 2009 sampai 2015 dengan 9 film, dan 2016 sampai 2025 dengan 15 film.
Pembagian menurut masa membantu, karena kisah cinta sangat terikat pada zamannya: cara berkirim pesan, lagu yang diputar, dan mode rambutnya. Uraian tiap rak ada di Panduan suasana jatuh cinta.
Rak Romantis 2002 sampai 2016
Rak ini dibuka oleh Ada Apa dengan Cinta? dari 2002, film yang menandai bangkitnya bioskop Indonesia. Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra memerankan dua pelajar SMA yang dipertemukan oleh puisi. Ratingnya 7,5, dan empat belas tahun kemudian keduanya kembali dalam Ada Apa Dengan Cinta? 2, yang berdiri di rak yang sama.
Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, dari roman Hamka, adalah film terpanjang di rak, 163 menit, dengan rating 7,7. Perahu Kertas dan Perahu Kertas 2 mengangkat novel Dee Lestari dalam dua bagian. Ayat-Ayat Cinta dari 2008 membuka gelombang kisah cinta bernapas religi.
Beberapa film membawa cinta ke luar negeri: Assalamualaikum Beijing ke Tiongkok, Surat dari Praha ke Ceko, London Love Story ke Inggris. Lima dari empat belas film di rak ini mencatat rating 7,5 atau lebih.
Rak Romantis 2017 sampai 2019
Sebelas film dari tiga tahun yang sangat ramai. Dilan 1990 dari 2018 adalah gejala budaya: kisah cinta SMA di Bandung, dengan Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla, yang kalimat-kalimat rayuannya dihafal satu generasi. Ratingnya 7,5. Lanjutannya, Dilan 1991, berdiri di sebelahnya.
Juara rak adalah Love for Sale dengan 7,9: seorang pria lajang menyewa pasangan lewat aplikasi, lalu sungguh jatuh hati. Twivortiare mencatat 7,6 dan Wedding Agreement 7,2, keduanya tentang rumah tangga pasangan muda.
Critical Eleven, dengan Reza Rahadian dan Adinia Wirasti, adalah yang terpanjang, 135 menit. Ave Maryam adalah yang terpendek, 74 menit: kisah sunyi seorang biarawati di Semarang. Galih & Ratna membawa pasangan legendaris akhir tujuh puluhan ke masa kini, lengkap dengan kaset pita sebagai tanda cinta.
Rak Romantis 2020 sampai 2025
Sepuluh film dari masa layanan streaming. Milea: Suara dari Dilan menutup trilogi dari sudut pandang Dilan. Mariposa mengangkat kisah cinta pelajar dari novel daring. Tersanjung: The Movie membawa judul sinetron lawas ke layar lebar dan mencatat 8,2.
Catatan si Boy dari 2023 menghidupkan kembali tokoh pemuda idaman dasawarsa delapan puluhan. Cinta Subuh mencatat 7,1. Norma: Antara Mertua dan Menantu, yang terpanjang dengan 134 menit, berangkat dari kisah yang ramai dibicarakan di media sosial.
Dua film di rak ini mencatat 8,0 atau lebih. Rak ini juga yang paling beragam nadanya, dari cinta pertama di sekolah sampai rumah tangga yang diuji.
Rak Komedi romantis 2009 sampai 2015
Sembilan film, dan sebagian besar lahir dari satu gelombang: buku-buku jenaka tentang patah hati yang diangkat ke layar. Cinta Brontosaurus, Manusia Setengah Salmon, dan Marmut Merah Jambu berasal dari buku Raditya Dika, dan dua film di rak ini ia sutradarai sendiri.
Marmut Merah Jambu dan Single memimpin rak dengan 7,1. Single juga yang terpanjang, 127 menit. Punk in Love dari 2009 adalah yang tertua: empat anak punk menempuh perjalanan dari Malang ke Jakarta demi cinta.
Catatan Akhir Kuliah mencatat 6,8 dan akrab bagi siapa pun yang pernah berjuang dengan skripsi. Aku, Kau & KUA mengumpulkan sekelompok sahabat di sekitar urusan pernikahan.
Rak Komedi romantis 2016 sampai 2025
Lima belas film, salah satu rak terbesar di Indofilm. Koala Kumal memimpin dengan 7,4. Belok Kanan Barcelona, A Perfect Fit, Single: Part 2, dan Seni Memahami Kekasih menyusul dengan 7,3.
A Perfect Fit berlatar Bali, dengan seorang pembuat sepatu sebagai tokoh prianya, dan dinilai oleh lebih banyak penonton daripada film lain di rak. Belok Kanan Barcelona mengirim empat sahabat ke Spanyol. Terlalu Tampan berangkat dari komik daring tentang pemuda yang ketampanannya merepotkan.
The Most Beautiful Girl in the World dari 2025, dengan Reza Rahadian, bercerita tentang acara perjodohan demi sebuah wasiat. Mendarat Darurat adalah komedi rumah tangga yang kacau. Bucin dan Toko Barang Mantan sama-sama dari 2020 dan sama-sama berdurasi 97 menit.
Suasana tertawa: dua rak, 20 film
Komedi murni, bebas dari kisah cinta sebagai poros dan bebas dari adegan laga. Dua raknya dibagi menurut masa, masing-masing sepuluh film. Durasi rata-ratanya 101 menit, terpendek di antara empat suasana, cocok untuk malam kerja.
Rak Komedi 2007 sampai 2017
Juara rak, dan juara seluruh suasana tertawa, adalah Alangkah Lucunya (Negeri Ini) dari 2010, dengan rating 7,9. Deddy Mizwar menyutradarai kisah seorang sarjana pengangguran yang mencoba mendidik sekelompok pencopet cilik. Tawanya getir, dan pertanyaannya masih terasa segar.
Deddy Mizwar juga hadir lewat Nagabonar Jadi 2, kelanjutan dari film klasik 1986 yang berdiri di rak sejarah. Get Married dari 2007 mempertemukan empat sahabat kampung dengan urusan jodoh. Ngenest dari 2015, debut penyutradaraan Ernest Prakasa, mencatat 7,2.
My Stupid Boss, dengan Reza Rahadian sebagai atasan yang ajaib dan Bunga Citra Lestari sebagai karyawannya, mencatat 7,0 dan berlatar Kuala Lumpur. Insya Allah Sah adalah yang terpendek, 83 menit.
Rak Komedi 2018 sampai 2025
Sepuluh film dari masa ketika komedi keluarga besar dan komedi satire sama-sama laku. Orang Kaya Baru mencatat 7,1: sebuah keluarga sederhana mendadak mewarisi harta, dan belajar bahwa uang membawa kerepotannya sendiri.
Catatan Harian Menantu Sinting dari 2024 memimpin rak dengan 7,4. Lupa Daratan dari 2025, karya Ernest Prakasa dengan Vino G. Bastian, bercerita tentang aktor besar yang mendadak kehilangan kemampuan berakting. Kaka Boss bercerita tentang seorang penagih utang yang disegani dan ingin beralih menjadi penyanyi.
Preman Pensiun: The Movie meneruskan serial televisi kesayangan dari Bandung. Ali & Ratu Ratu Queens mengirim seorang pemuda ke New York untuk mencari ibunya, dan menemukan empat tante yang riuh. Mahasiswi Baru menempatkan seorang nenek di bangku kuliah.
Suasana hangat: empat rak, 47 film
Suasana dengan rating tertinggi, rata-rata 6,97. Lima dari delapan film berating 8,0 atau lebih di seluruh katalog berdiri di sini, dan lima belas filmnya mencatat 7,5 atau lebih. Empat raknya adalah Film keluarga, Drama renungan, Sejarah dan kisah nyata, serta Petualangan dan khayal.
Suasana tertawa dan suasana hangat dibahas bersama di Panduan suasana tertawa dan hangat.
Rak Film keluarga
Lima belas film dari 2008 sampai 2026. Laskar Pelangi karya Riri Riza membuka rak: sepuluh anak Belitung dan dua guru yang mempertahankan sekolah mereka. Ratingnya 7,6 dan durasinya 120 menit, terpanjang di rak.
Ernest Prakasa menyumbang dua film yang sangat disayang: Cek Toko Sebelah dengan 7,5, tentang toko kelontong dan warisan seorang ayah, serta Susah Sinyal dengan 7,7, tentang ibu dan anak perempuan yang berlibur ke Sumba. Ngeri-Ngeri Sedap mencatat 7,9: sepasang orang tua Batak berpura-pura bertengkar agar anak-anaknya pulang dari rantau.
Home Sweet Loan dari 2024 mencatat 8,1 dan berbicara kepada generasi yang menanggung keluarga sambil bermimpi punya rumah. Dancing in the Rain memimpin rak dengan 8,4. Dua film Si Doel the Movie membawa keluarga Betawi paling terkenal di televisi ke bioskop.
Rak Drama renungan
Dua belas film untuk malam yang tenang. 27 Steps of May memimpin dengan 8,1: kisah seorang perempuan yang perlahan keluar dari trauma, dan seorang ayah yang menanggung rasa bersalah. Film ini ditujukan bagi penonton dewasa.
Dua Garis Biru karya Gina S. Noer mencatat 7,3 dan membuka percakapan penting di banyak keluarga tentang remaja dan tanggung jawab. Sabtu Bersama Bapak mencatat 7,5: seorang ayah meninggalkan rekaman video bagi anak-anaknya.
Sang Pemimpi dan Laskar Pelangi 2: Edensor meneruskan kisah Ikal dari Belitung sampai Paris. Surat untuk Masa Mudaku dari 2026 mencatat 7,9 dengan durasi 135 menit, terpanjang di rak, tentang persahabatan di sebuah panti asuhan.
Rak Sejarah dan kisah nyata
Sepuluh film dengan rata-rata rating 7,12, tertinggi di antara empat belas rak, dan rata-rata durasi 126 menit, juga terpanjang. Film sejarah Indonesia cenderung megah dan sabar.
Habibie & Ainun dan Rudy Habibie sama-sama mencatat 7,7, dengan Reza Rahadian sebagai B.J. Habibie pada dua masa hidupnya. Soekarno: Indonesia Merdeka mencatat 7,4. Bumi Manusia, dari novel Pramoedya Ananta Toer, adalah film terpanjang di seluruh Indofilm: 181 menit.
Hanung Bramantyo menyutradarai empat dari sepuluh film di rak ini. Sokola Rimba karya Riri Riza bercerita tentang seorang guru di tengah hutan Jambi. 3 Srikandi mengenang tiga pemanah perempuan di Olimpiade Seoul. Dan Nagabonar dari 1986, film tertua di katalog, adalah komedi perang yang tetap jenaka.
Rak Petualangan dan khayal
Sepuluh film yang mengajak berjalan jauh atau berandai-andai. 5 cm mengajak lima sahabat mendaki Semeru. Dua film Filosofi Kopi berkeliling mencari biji kopi terbaik. Janji Joni karya Joko Anwar, 83 menit, mengikuti seorang pengantar rol film berlari melintasi Jakarta.
Di sisi khayal, Sweet 20 mengubah seorang nenek menjadi gadis dua puluh tahun dan mencatat 7,5. Sabar Ini Ujian mengurung tokohnya dalam satu hari yang berulang dan mencatat 8,0. Lucid Love mencatat 8,2 dan merupakan film terpendek di seluruh katalog, 71 menit.
Rata-rata rating rak ini 7,11, hampir setara dengan rak sejarah. Rak kecil dengan mutu tinggi.
Indofilm dalam angka
Seratus enam puluh dua film, seluruhnya berbahasa Indonesia. Rata-rata ratingnya 6,61 dan rata-rata durasinya 109 menit. Delapan film mencatat 8,0 atau lebih, dan 27 film mencatat 7,5 atau lebih.
Tahun yang paling ramai adalah 2019 dengan 19 film, disusul 2017 dengan 17 film dan 2016 dengan 16 film. Seratus dua belas film, lebih dari dua pertiga katalog, dirilis sejak 2016. Empat belas film berasal dari masa sebelum 2010, dan yang tertua bertahun 1986.
Sebagian besar film, 119 dari 162, berdurasi antara 90 dan 120 menit. Delapan film berjalan 140 menit atau lebih, dan separuhnya berdiri di suasana berdebar. Delapan belas film selesai dalam 90 menit atau kurang.
Para sutradara
Hanung Bramantyo adalah sutradara dengan film terbanyak di Indofilm: empat belas judul, tersebar di keempat suasana. Ia membuat kisah cinta seperti Ayat-Ayat Cinta dan Perahu Kertas, komedi seperti Get Married, dan film sejarah seperti Soekarno: Indonesia Merdeka serta Bumi Manusia.
Anggy Umbara menyusul dengan sembilan film, sebagian besar komedi laga. Fajar Bustomi punya delapan film, termasuk seluruh kisah Dilan. Angga Dwimas Sasongko, Guntur Soeharjanto, Monty Tiwa, dan Raditya Dika masing-masing punya enam film.
Di suasana berdebar, dua nama menonjol: Gareth Evans dengan tiga film dan Timo Tjahjanto dengan empat. Riri Riza punya empat film dengan rata-rata rating 6,88, tiga di antaranya di suasana hangat. Ernest Prakasa punya empat film sebagai sutradara, terbagi rata antara suasana hangat dan suasana tertawa. Uraian lengkapnya ada di Sutradara Indonesia.
Wajah yang sering muncul
Reza Rahadian tercatat di antara empat pemeran utama pada 17 film, lebih dari satu dari sepuluh film di katalog. Ia berpindah dengan ringan dari tokoh sejarah di Habibie & Ainun, ke atasan jenaka di My Stupid Boss, ke detektif di 24 Jam Bersama Gaspar.
Ernest Prakasa hadir di 11 film sebagai pemeran, dan Vino G. Bastian serta Raditya Dika masing-masing di 9 film. Abimana Aryasatya hadir di 8 film, dari komedi Warkop sampai drama Sabtu Bersama Bapak.
Iko Uwais hadir di lima film, seluruhnya di rak Laga. Iqbaal Ramadhan hadir di lima film, tiga di antaranya sebagai Dilan. Nicholas Saputra dan Chelsea Islan juga masing-masing di lima film, serta Adinia Wirasti dan Lukman Sardi di enam film. Halaman Pemeran yang sering muncul memetakan mereka menurut suasana.
Rumah produksi
Tiga rumah produksi mengisi sepertiga katalog. Starvision Plus tercatat sebagai rumah produksi pertama pada 21 film, termasuk Cek Toko Sebelah, Susah Sinyal, dan Dua Garis Biru. MD Pictures tercatat pada 19 film, termasuk Habibie & Ainun dan dua film Ayat-Ayat Cinta. Falcon Pictures tercatat pada 14 film, termasuk Bumi Manusia dan seri Warkop.
Visinema Pictures punya tujuh film dengan rata-rata rating 6,95, di antaranya Home Sweet Loan dan Love for Sale. Soraya Intercine Films punya enam film dengan rata-rata 7,2, tertinggi di antara rumah produksi besar, di antaranya 5 cm dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.
Miles Films hadir dengan empat film yang semuanya dikenang: Laskar Pelangi, Sokola Rimba, Pendekar Tongkat Emas, dan lanjutan kisah Cinta dan Rangga. Peta lengkapnya ada di Rumah produksi.
Yang terbaik dari tiap suasana
Bila tiap suasana mengirim wakil, inilah barisannya. Dari suasana berdebar: The Raid 2: Berandal, 7,6, satu-satunya film di suasana itu yang menembus 7,5. Dari suasana tertawa: Alangkah Lucunya (Negeri Ini), 7,9.
Dari suasana jatuh cinta ada tiga film berating 8,0 atau lebih, dan di antara film yang dinilai banyak penonton, Love for Sale dengan 7,9 serta Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dengan 7,7 berdiri paling depan. Dari suasana hangat: Dancing in the Rain dengan 8,4, Lucid Love dengan 8,2, serta Home Sweet Loan dan 27 Steps of May dengan 8,1.
Daftar lengkap, rak demi rak, ada di Film terbaik tiap suasana. Di sana tiap juara didampingi satu pilihan kedua untuk malam berikutnya.
Cerita yang berlanjut
Penonton Indonesia setia pada tokoh yang disayanginya, dan katalog ini memperlihatkannya. Kisah Dilan terbentang dalam empat film: Dilan 1990, Dilan 1991, Milea: Suara dari Dilan, dan Dilan 1983: Wo Ai Ni, yang terakhir berdiri di rak keluarga karena bercerita tentang Dilan kecil.
Kisah Ikal dari Belitung terbentang dalam tiga film: Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, dan Laskar Pelangi 2: Edensor. Ben dan Jody hadir dalam tiga film pula, dua di rak petualangan dan satu, Ben & Jody, di rak Laga, ketika kedai kopi berganti menjadi perkelahian di hutan.
Ada pula tiga film Comic 8, tiga film Warkop DKI Reborn, dua film Si Doel, dua film Single, dua film Perahu Kertas, dua film Ayat-Ayat Cinta, dua film London Love Story, dan dua film Nagabonar yang berjarak dua puluh satu tahun. Seluruh film bersekuel itu berjumlah lebih dari tiga puluh judul.
Dari halaman buku
Banyak film di Indofilm lahir dari buku yang lebih dulu dicintai. Laskar Pelangi berasal dari novel Andrea Hirata. Bumi Manusia dari Pramoedya Ananta Toer. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dari Hamka. Ayat-Ayat Cinta dari Habiburrahman El Shirazy.
Dee Lestari menyumbang dua dunia: Perahu Kertas dan Filosofi Kopi. Pidi Baiq menyumbang Dilan. Ika Natassa menyumbang Critical Eleven dan Twivortiare. 5 cm berasal dari novel Donny Dhirgantoro, Sabtu Bersama Bapak dari Adhitya Mulya, dan Home Sweet Loan dari Almira Bastari.
Bagi pembaca, menonton adaptasi adalah cara bertemu lagi dengan teman lama. Bagi yang baru mengenal ceritanya, film itu sering menjadi pintu menuju bukunya.
Cinta dan mimpi di negeri orang
Sejumlah film membawa tokohnya jauh dari rumah. Surat dari Praha berlatar Ceko. Belok Kanan Barcelona berlatar Spanyol. Assalamualaikum Beijing dan Kukejar Cinta ke Negeri Cina berlatar Tiongkok. Negeri van Oranje dan 99 Cahaya di Langit Eropa mengikuti mahasiswa Indonesia di Eropa.
Rudy Habibie berlatar Jerman pada masa kuliah sang tokoh. Ali & Ratu Ratu Queens berlatar New York. Ayat-Ayat Cinta 2 berlatar Edinburgh. Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar berlatar Singapura.
Film-film itu tersebar di tiga suasana, tetapi benang merahnya sama: perantau Indonesia yang membawa rumah di dalam hatinya. Tradisi merantau itu sendiri menjadi judul dan tema Merantau, yang berangkat dari Minangkabau.
Dari Sabang sampai Merauke
Film Indonesia masa kini makin sering keluar dari Jakarta. Laskar Pelangi berlatar Belitung. Ngeri-Ngeri Sedap berlatar tanah Batak di tepi Danau Toba. Susah Sinyal dan Pendekar Tongkat Emas berlatar Sumba. Tarung Sarung berlatar Makassar.
Dilan 1990 dan Preman Pensiun: The Movie berlatar Bandung. Sokola Rimba berlatar hutan Jambi. 5 cm berpuncak di Semeru. A Perfect Fit berlatar Bali. Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta menghidupkan Mataram abad ketujuh belas.
Menonton dari suasana ke suasana, dengan demikian, juga berarti berkeliling Nusantara. Bahasa daerah, makanan, dan adat tampil sebagai bagian cerita, dan sering menjadi sumber tawa serta haru yang paling tulus.
Resep untuk tujuh malam
Suasana hati berganti sepanjang pekan, dan Indofilm bisa mengikutinya. Senin malam, setelah hari yang panjang, pilih komedi pendek: Insya Allah Sah, 83 menit, atau Sesuai Aplikasi, 89 menit. Selasa, lanjutkan dengan komedi romantis ringan seperti Koala Kumal.
Rabu cocok untuk drama renungan yang tenang, misalnya Sabtu Bersama Bapak. Kamis, ketika akhir pekan mulai terasa, naikkan degup dengan Hangout, thriller yang tetap jenaka. Jumat malam adalah milik rak Laga: Serbuan Maut berjalan 101 menit dan nyaris selalu bergerak.
Sabtu, ketika ada waktu panjang, pilih film sejarah yang megah: Habibie & Ainun atau Soekarno: Indonesia Merdeka. Minggu sore adalah waktu keluarga: Laskar Pelangi untuk semua umur, atau Cek Toko Sebelah untuk keluarga dengan anak remaja. Tujuh malam, empat suasana, dan pekan berikutnya urutannya bisa dibalik.
Menonton berdua, menonton beramai-ramai
Suasana hati dua orang jarang persis sama. Bila satu ingin tertawa dan satu ingin kisah cinta, dua rak komedi romantis adalah titik temunya: 24 film yang memberi keduanya. Bila satu ingin laga dan satu ingin tertawa, rak Komedi laga menjembatani dengan sepuluh film.
Untuk menonton beramai-ramai, pilih film yang mengundang komentar. Film Warkop dan Comic 8 hidup dari sorakan penonton. Dilan 1990 hampir selalu memancing godaan dari seisi ruangan. Ngeri-Ngeri Sedap membuat satu ruangan tertawa, lalu diam bersama-sama.
Untuk menonton sendirian, rak Drama renungan serta rak Thriller dan kriminal memberi ruang paling lapang. Film seperti Ave Maryam atau Kabut Berduri meminta perhatian penuh, dan membalasnya dengan suasana yang lama tinggal di kepala.
Suasana dan umur penonton
Rak Film keluarga adalah tempat teraman untuk menonton bersama anak. Laskar Pelangi, Stip & Pensil, Keluarga Super Irit, dan Pelangi di Mars dibuat dengan penonton muda dalam pikiran. FOUFO, satu-satunya film animasi di katalog, berdiri di rak Petualangan dan khayal.
Remaja biasanya langsung menuju suasana jatuh cinta. Kisah Dilan, Mariposa, dan Galih & Ratna berlatar sekolah, dan Dua Garis Biru di rak renungan layak ditonton bersama orang tua sebagai bahan percakapan.
Suasana berdebar pada umumnya ditujukan bagi penonton dewasa. Film-film Gareth Evans dan Timo Tjahjanto memperlihatkan kekerasan secara gamblang. Rak Komedi laga jauh lebih ringan, dan Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 cocok untuk remaja penggemar silat. Bacalah sinopsis dan lihat klasifikasi umur di layanan resmi sebelum menonton bersama anak.
Suasana dari masa ke masa
Tahun rilis memperlihatkan selera yang berubah. Empat belas film dari masa sebelum 2010 didominasi kisah cinta remaja dan drama anak sekolah: Ada Apa dengan Cinta?, Heart, Catatan Akhir Sekolah, Laskar Pelangi. Laga hampir absen, sampai Merantau tiba pada 2009.
Antara 2012 dan 2015, buku laris menguasai layar: novel perjalanan, novel religi, dan buku jenaka tentang patah hati. Tahun 2016 dan 2017, dengan 33 film di katalog ini, adalah puncak komedi para komika dan kembalinya nama-nama lama seperti Warkop.
Tahun 2019, tahun paling ramai, memperlihatkan keberagaman: drama remaja yang berani, film sejarah tiga jam, komedi keluarga, dan film festival berdiri berdampingan. Sejak 2020, layanan streaming membuka jalan bagi laga beranggaran besar dan thriller yang muram, sementara drama keluarga meraih rating tertinggi dalam sejarah katalog ini.
Mencari film di Indofilm
Ada tiga jalan. Jalan pertama adalah papan rak di beranda, untuk Anda yang tahu suasana hati tetapi masih mencari judul. Jalan kedua adalah kotak pencarian di bagian atas: ketik judul, nama pemeran, atau nama sutradara, dan hasilnya muncul sebagai kartu berlabel.
Jalan ketiga adalah daftar A–Z, untuk Anda yang ingat huruf depan judulnya. Menu atas juga membuka empat daftar gabungan, satu untuk tiap suasana, dengan film terpopuler lebih dulu. Semua cara itu dijelaskan di halaman Pencarian.
Setelah menemukan film, tekan tombol Daftar Saya untuk menyimpannya. Daftar itu tersimpan di peramban Anda, dan cara menyusunnya menurut suasana ada di Panduan Daftar Saya.
Di ponsel dan dalam bahasa Indonesia
Di layar ponsel, papan rak tersusun dua petak per baris dan kartu film tersusun satu kolom, dengan poster di kiri dan keterangan di kanan. Menu ringkas terbuka dari tombol di sudut atas. Petunjuknya ada di Indofilm di ponsel.
Seluruh isi ditulis dalam bahasa Indonesia, dan seluruh film berbahasa Indonesia pula, sering diselingi bahasa daerah: Batak, Jawa, Sunda, Betawi, Makassar, Minang. Layanan resmi umumnya menyediakan teks bahasa Indonesia dan Inggris, yang membantu ketika dialog daerah mengalir cepat. Rinciannya ada di Bahasa dan subtitle.
Suasana dan panjang film
Tiap suasana punya napasnya sendiri. Suasana tertawa adalah yang paling ringkas, rata-rata 101 menit. Komedi hidup dari tempo, dan sutradara komedi tahu kapan harus berhenti. Suasana jatuh cinta rata-rata 108 menit, suasana hangat 110 menit, dan suasana berdebar 112 menit.
Di tingkat rak, selisihnya lebih lebar. Rak Sejarah dan kisah nyata rata-rata 126 menit, sedangkan rak Komedi 2007 sampai 2017 rata-rata 99 menit. Rak Laga rata-rata 119 menit, karena adegan perkelahian yang baik membutuhkan waktu untuk dibangun.
Bila waktu Anda terbatas, tujuh film selesai dalam 85 menit atau kurang, di antaranya Janji Joni, Si Doel the Movie, dan Aach... Aku Jatuh Cinta. Bila Anda punya sore yang panjang, Bumi Manusia dengan 181 menit dan Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck dengan 163 menit menanti.
Dua film, satu malam
Beberapa film enak ditonton berpasangan lintas suasana. Nagabonar dari rak sejarah dan Nagabonar Jadi 2 dari rak komedi memperlihatkan tokoh yang sama pada dua zaman. Filosofi Kopi dari rak petualangan dan Ben & Jody dari rak Laga memperlihatkan dua sahabat yang sama dalam dua jenis film yang sangat berbeda.
Habibie & Ainun dan Rudy Habibie bisa ditonton menurut urutan rilis atau menurut urutan hidup sang tokoh. Laskar Pelangi dari rak keluarga dan Sang Pemimpi dari rak renungan mengikuti Ikal dari sekolah dasar sampai remaja.
Pasangan tema juga menarik. Cek Toko Sebelah dan Home Sweet Loan sama-sama bercerita tentang anak yang menanggung harapan keluarga. Love for Sale dan Sleep Call sama-sama bercerita tentang kesepian di kota besar dan hubungan lewat aplikasi, satu dalam nada romantis dan satu dalam nada thriller.
Membaca rating film Indonesia
Rating di Indofilm adalah rata-rata penilaian penonton di TMDB. Untuk film Indonesia, jumlah penilainya sering kecil, dan itu memengaruhi cara membacanya. Serbuan Maut dinilai oleh ribuan penonton dari seluruh dunia, sehingga angka 7,4 miliknya sangat mantap.
Sebaliknya, film dengan rating 8,2 yang dinilai oleh segelintir penonton sebaiknya dibaca sebagai tanda bahwa penggemarnya sangat menyukainya. Angka itu petunjuk yang baik, dan sinopsis melengkapinya.
Saran praktisnya: gunakan rating untuk membandingkan film di dalam satu rak, dan gunakan baris Sedang ramai serta daftar gabungan, yang disusun menurut jumlah penilai, untuk melihat film mana yang paling banyak ditonton orang.
Label di tiap kartu
Tiap kartu film membawa label dua kata yang dipisahkan titik tengah, misalnya Hangat · Keluarga atau Berdebar · Laga. Kata pertama adalah suasana, kata kedua adalah raknya. Dengan sekali lirik, Anda tahu jenis malam yang ditawarkan film itu.
Di sudut poster ada rating, dan di bawah judul tertulis genre utama serta durasi dalam menit. Beberapa baris sinopsis memberi gambaran cerita, dan tombol Baca selengkapnya membuka halaman film.
Label yang sama tampil pada lima film unggulan di bagian atas beranda. Penjelasan lengkap, dengan contoh untuk keempat belas rak, ada di Label suasana di kartu.
Lima pintu masuk bagi yang baru mengenal film Indonesia
Bagi penonton yang baru mulai menjelajahi film nasional, lima judul ini adalah pintu yang lebar. Pertama, Ada Apa dengan Cinta?, untuk memahami dari mana kebangkitan bioskop kita bermula. Kedua, Laskar Pelangi, untuk melihat Indonesia di luar Jawa dan kekuatan cerita tentang pendidikan.
Ketiga, Serbuan Maut, untuk merasakan mengapa dunia memperhatikan laga Indonesia. Keempat, Cek Toko Sebelah, untuk mengenal komedi keluarga yang cerdas. Kelima, Habibie & Ainun, untuk melihat bagaimana film kita mengenang tokohnya.
Lima film, empat suasana, dan dua dasawarsa perfilman. Setelah itu, papan rak di beranda akan terasa seperti peta kota yang sudah Anda kenal.
Empat belas rak dalam setahun
Bagi penonton yang ingin mengenal film Indonesia secara menyeluruh, Indofilm bisa dipakai sebagai rencana setahun. Satu film tiap akhir pekan berarti sekitar lima puluh film dalam dua belas bulan, hampir sepertiga katalog.
Caranya sederhana: ambil tiga atau empat film dari tiap rak, dimulai dari yang paling banyak dinilai penonton, lalu yang ratingnya tertinggi. Kuartal pertama untuk suasana hangat, karena di sanalah film berating tertinggi berdiri. Kuartal kedua untuk suasana jatuh cinta, rak demi rak menurut masanya, dari 2002 sampai 2025.
Kuartal ketiga untuk suasana berdebar, dimulai dari tiga film Gareth Evans menurut urutan rilis. Kuartal keempat, menjelang liburan akhir tahun, untuk suasana tertawa dan sisa rak komedi romantis. Di ujung tahun, Daftar Saya Anda akan berisi peta pribadi perfilman Indonesia, lengkap dengan empat suasana.
Rencana itu lentur. Bila suatu pekan suasana hati berkata lain, ikuti saja. Gagasan Indofilm justru berangkat dari sana: film terbaik untuk malam ini adalah film yang cocok dengan perasaan Anda malam ini.
Satu saran terakhir untuk rencana setahun itu: catat satu kalimat kesan setelah tiap film, di buku atau di ponsel. Pada akhir tahun, lima puluh kalimat itu akan memperlihatkan suasana mana yang paling sering Anda cari, sutradara mana yang paling sering Anda sukai, dan rak mana yang layak dijelajahi lebih dalam pada tahun berikutnya.
Suasana berdebar di mata dunia
Rak Laga adalah wajah film Indonesia di luar negeri. Enam film yang paling banyak dinilai penonton di seluruh katalog semuanya berdiri di rak itu, dipimpin Serbuan Maut dan The Raid 2: Berandal. Film ketujuh, The Big 4, berdiri di rak Komedi laga.
Keberhasilan itu membuka pintu bagi para pemerannya. Iko Uwais, Joe Taslim, dan Yayan Ruhian kemudian tampil dalam film-film besar mancanegara. Bagi penonton di rumah, rak Laga menawarkan kebanggaan tersendiri: koreografi silat yang dipelajari dan ditiru oleh pembuat film di banyak negara.
Layanan streaming memperpanjang gelombang itu. The Night Comes For Us, The Big 4, The Shadow Strays, dan Kabut Berduri menjangkau penonton dunia langsung dari ruang keluarga mereka.
Komika di layar lebar
Panggung lawakan tunggal mengubah komedi Indonesia, dan jejaknya ada di banyak rak. Raditya Dika menyutradarai enam film di katalog ini dan membintangi sembilan. Ernest Prakasa menyutradarai empat dan tampil di sebelas.
Generasi berikutnya menyusul sebagai sutradara. Bene Dion Rajagukguk membuat Ngeri-Ngeri Sedap. Pandji Pragiwaksono membuat Mendarat Darurat. Arie Kriting membuat Kaka Boss. Kemal Palevi membuat Abdullah & Takeshi. Bayu Skak membuat FOUFO.
Para komika membawa kebiasaan panggung ke film: cerita yang berangkat dari pengalaman sendiri, dari keluarga, suku, dan kampung halaman. Itu sebabnya film mereka sering berdiri di suasana hangat, di samping suasana tertawa.
Bangku sekolah di empat suasana
Sekolah adalah latar kesayangan film Indonesia, dan tampil di keempat suasana. Di suasana jatuh cinta ada Ada Apa dengan Cinta?, kisah Dilan, Mariposa, dan Terlalu Tampan. Di suasana hangat ada Laskar Pelangi, Catatan Akhir Sekolah, Dua Garis Biru, dan Stip & Pensil.
Di suasana tertawa, Guru-Guru Gokil memindahkan sorotan ke ruang guru. Dan di suasana berdebar, Pengepungan di Bukit Duri menjadikan gedung sekolah sebagai medan bertahan hidup bagi seorang guru.
Satu latar, empat rasa. Bagi penonton, itu cara yang menarik untuk memahami gagasan Indofilm: tempat yang sama bisa melahirkan debar, cinta, tawa, dan haru, bergantung pada cerita yang dipilih.
Iman dan cinta
Kisah cinta bernapas religi adalah arus besar sejak Ayat-Ayat Cinta pada 2008. Di rak-rak romantis berdiri Assalamualaikum Beijing, Ayat-Ayat Cinta 2, Wedding Agreement, dan Cinta Subuh. Di rak renungan berdiri 99 Cahaya di Langit Eropa dan Air Mata di Ujung Sajadah.
Keberagaman iman juga hadir. Ave Maryam berlatar sebuah biara Katolik, dan Soegija karya Garin Nugroho mengenang uskup pribumi pertama pada masa perang kemerdekaan. Ngenest dan Cek Toko Sebelah bercerita dari tengah keluarga Tionghoa Indonesia.
Film-film itu memperlihatkan Indonesia sebagai rumah bagi banyak keyakinan dan suku, dan suasana hati yang ditawarkannya sama bagi semua penonton.
Perempuan di pusat cerita
Banyak film terbaik di Indofilm digerakkan oleh tokoh perempuan. Di rak keluarga, Home Sweet Loan mengikuti Kaluna, pekerja kantoran yang bermimpi punya rumah sendiri, dan Susah Sinyal mengikuti seorang pengacara yang belajar menjadi ibu.
Di rak sejarah, 3 Srikandi mengenang tiga pemanah, Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar mengikuti seorang mahasiswi perantau, dan Sokola Rimba mengikuti Butet Manurung, guru bagi anak-anak rimba. Di rak khayal, Sweet 20 memberi seorang nenek kesempatan kedua.
Suasana berdebar pun berubah. The Shadow Strays dan Kabut Berduri sama-sama dari 2024, dan keduanya menempatkan perempuan sebagai tokoh utama dalam jenis film yang lama didominasi pria. Dari sisi sutradara, Gina S. Noer, Upi, Sabrina Rochelle Kalangie, dan Hadrah Daeng Ratu hadir dengan film-film yang disukai penonton.
Lima film berangka tahun 2026
Penghuni termuda Indofilm berjumlah lima, dan tersebar di tiga rak. Surat untuk Masa Mudaku berdiri di rak renungan dengan rating 7,9. Children of Heaven, karya Hanung Bramantyo, dan Pelangi di Mars berdiri di rak keluarga.
FOUFO, film animasi karya Bayu Skak, dan Pesta Babi, satu-satunya film dokumenter di katalog, berdiri di rak Petualangan dan khayal. Kelima film itu berada di suasana hangat, tanda bahwa cerita keluarga dan cerita yang menyentuh tetap menjadi kekuatan film kita.
Jarak antara film tertua dan film termuda adalah empat puluh tahun: dari Nagabonar di masa layar perak sampai film-film yang lahir untuk layar di genggaman.
Rak besar dan rak kecil
Rak terbesar adalah Laga dengan 17 film. Dua rak berisi 15 film: Film keluarga dan Komedi romantis 2016 sampai 2025. Rak terkecil, masing-masing 9 film, adalah Thriller dan kriminal serta Komedi romantis 2009 sampai 2015.
Enam rak berisi tepat sepuluh film: Komedi laga, Romantis 2020 sampai 2025, dua rak Komedi, Sejarah dan kisah nyata, serta Petualangan dan khayal. Ukuran yang serupa itu memudahkan penjelajahan: satu rak bisa ditamatkan dalam satu sampai dua bulan dengan satu film tiap akhir pekan.
Bagaimana sebuah film mendapat raknya
Tiap film membawa beberapa genre sekaligus, dan Indofilm memakai urutan tetap untuk memilih satu rak. Unsur sejarah atau perang diperiksa lebih dulu. Itu sebabnya Nagabonar, komedi yang berlatar perang kemerdekaan, berdiri di rak sejarah, sedangkan lanjutannya yang berlatar masa kini berdiri di rak komedi.
Sesudah itu unsur laga, lalu thriller dan kriminal. Hangout penuh lelucon, tetapi kerangkanya misteri pembunuhan, maka ia berdiri di rak Thriller dan kriminal. Lalu unsur keluarga: Dilan 1983: Wo Ai Ni bercerita tentang Dilan berumur dua belas tahun dan berdiri di rak keluarga, terpisah dari tiga film Dilan lain di rak romantis.
Unsur petualangan dan khayal diperiksa berikutnya. Sabar Ini Ujian adalah komedi romantis dengan satu hari yang terus berulang, dan unsur khayal itu membawanya ke rak Petualangan dan khayal. Barulah sisanya dibagi menjadi komedi romantis, komedi, romantis, dan drama renungan.
Urutan itu menjamin dua hal: tiap film punya tepat satu alamat, dan rak yang paling khas, seperti sejarah dan laga, terisi lebih dulu oleh film yang paling cocok.
Jakarta dalam empat suasana
Ibu kota adalah latar yang paling sering muncul, dan wajahnya berganti menurut suasana. Di suasana berdebar, Jakarta adalah kota yang terancam dalam 13 Bom di Jakarta dan kota malam yang keras dalam The Night Comes For Us serta Jakarta vs Everybody.
Di suasana hangat, Jakarta adalah kota yang dilintasi dengan berlari dalam Janji Joni, kota toko kelontong dalam Cek Toko Sebelah, dan kota para pekerja kantoran yang menabung dalam Home Sweet Loan. Di suasana tertawa, Jakarta adalah kota keluarga kaya mendadak dalam Orang Kaya Baru dan kota pengemudi ojek daring dalam Sesuai Aplikasi.
Di suasana jatuh cinta, Jakarta adalah kota apartemen dan kemacetan tempat pasangan muda Critical Eleven dan Twivortiare membangun rumah tangga. Satu kota, banyak rasa: bagi warga Jakarta, menonton film-film itu berarti melihat jalan yang dilewati tiap hari dengan mata baru.
Lima langkah untuk kunjungan pertama
Langkah pertama: tanyakan pada diri sendiri, malam ini ingin merasa apa. Langkah kedua: tekan petak rak yang sesuai di papan beranda. Langkah ketiga: baca label, rating, dan sinopsis singkat pada kartu.
Langkah keempat: buka halaman film dan lihat pemeran serta durasinya. Langkah kelima: pilih negara Anda dan tekan Tonton sekarang untuk melihat layanan resmi yang menayangkannya. Seluruhnya selesai dalam dua menit, dan uraiannya ada di Mulai di Indofilm.
Yang dijaga Indofilm
Seluruh film di sini adalah film Indonesia. Tiap film berdiri di tepat satu rak, sehingga empat belas rak itu bersih dari tumpang-tindih dan jumlahnya selalu 162. Angka di halaman ini dihitung dari katalog itu sendiri.
Sinopsis ditulis dalam bahasa Indonesia. Rating ditampilkan apa adanya, yang tinggi maupun yang rendah. Tombol Tonton sekarang selalu mengarah ke halaman pencarian layanan resmi.
Pertanyaan yang sering diajukan
Jawaban singkat untuk pertanyaan yang paling sering datang ada di bawah ini. Versi panjangnya ada di halaman Tanya jawab.
Pilih suasananya, kami carikan filmnya
Film Indonesia tumbuh pesat dalam dua dasawarsa terakhir, dan cara terbaik menikmatinya adalah dengan jujur pada suasana hati. Ada malam untuk tinju dan tendangan, ada malam untuk surat cinta dan hujan, ada malam untuk lelucon warung kopi, dan ada malam untuk pulang ke rumah orang tua lewat layar.
Papan rak di beranda menunggu. Pilih satu suasana, buka satu rak, dan biarkan satu film Indonesia menemani malam Anda. Selamat memilih, dan selamat menonton.
Pertanyaan
Apa itu Indofilm?
Indofilm adalah panduan film berbahasa Indonesia yang seluruh isinya film nasional: 162 film dari 1986 sampai 2026, disusun menurut suasana hati dalam empat suasana dan empat belas rak.
Apa saja empat suasana hati itu?
Berdebar dengan 36 film, jatuh cinta dengan 59 film, tertawa dengan 20 film, dan hangat dengan 47 film.
Di mana saya bisa menonton filmnya?
Buka halaman film, pilih negara Anda di bagian Tempat menonton, lalu tekan Tonton sekarang. Halaman judul itu terbuka di JustWatch dengan daftar layanan resmi yang menyediakannya.
Bagaimana sebuah film mendapat raknya?
Dari genre yang tercatat. Film sejarah dan laga ditempatkan lebih dulu, lalu thriller, film keluarga, petualangan, komedi romantis, komedi, romantis, dan drama. Tiap film mendapat tepat satu rak.
Suasana mana yang ratingnya paling tinggi?
Suasana hangat dengan rata-rata 6,97. Di tingkat rak, Sejarah dan kisah nyata memimpin dengan 7,12, disusul Petualangan dan khayal dengan 7,11.
Film mana yang paling banyak dinilai penonton?
Serbuan Maut, yang di luar negeri dikenal sebagai The Raid, dengan lebih dari empat ribu penilai, disusul The Raid 2: Berandal.
Film mana yang paling panjang dan paling pendek?
Yang terpanjang adalah Bumi Manusia, 181 menit. Yang terpendek adalah Lucid Love, 71 menit.
Siapa sutradara dan pemeran yang paling sering muncul?
Hanung Bramantyo menyutradarai empat belas film. Reza Rahadian tercatat di antara empat pemeran utama pada tujuh belas film.
Apakah ada film untuk anak-anak?
Ada. Rak Film keluarga memuat lima belas film, dan film animasi FOUFO berdiri di rak Petualangan dan khayal. Bacalah sinopsis sebelum memilih.
Bagaimana cara menyimpan film?
Tekan tombol Daftar Saya di halaman film. Daftar tersimpan di peramban Anda dan bisa dibuka kapan saja dari menu atas.